Suara Cemas Nelayan Pantura terhadap Proyek Tanggul Laut Raksasa
Pembangunan tanggul laut raksasa (giant sea wall) di sepanjang pantura Pulau Jawa menuai kekhawatiran dari kalangan nelayan. Proyek itu memang digadang-gadang mampu melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan banjir rob. Bagi masyarakat pesisir, khususnya di Semarang, kekhawatiran justru mengarah pada soal penghidupan. Nelayan takut akses menuju perairan tempat melaut akan terhalang begitu bangunan raksasa ini berdiri. Kecemasan lain menyasar hilangnya sumber penghidupan bagi ribuan keluarga yang bergantung pada laut. Dampak ekologis juga disorot, mulai dari terganggunya ekosistem pesisir hingga menurunnya hasil tangkapan. Mereka berharap pemerintah mendengarkan aspirasi warga pesisir sebelum proyek terus melangkah. Sejauh ini, kepentingan pembangunan dan penghidupan ribuan nelayan masih menjadi bahan perdebatan.
SEMARANG — Pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall (GSW) di sepanjang pantai utara Pulau Jawa telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat pesisir. Meski digadang-gadang bertujuan melindungi kawasan...