Indonesia
MapoList


Margarito Kamis: Kekuatan KPK Tidak Seberapa Dibanding Densus Tipikor

INDOPOS.CO.ID - Polemik pembentukan Densus Antikorupsi masih berjalan. Meski sudah sampai pada tahap pembahasan di DPR, masih banyak yang berpandangan pembentukan itu sebaiknya tak perlu dilakukan. Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis malah berpendapat
Indopos RSS

Margarito Kamis: Kekuatan KPK Tidak Seberapa Dibanding Densus Tipikor

INDOPOS.CO.ID - Polemik pembentukan Densus Antikorupsi masih berjalan. Meski sudah sampai pada tahap pembahasan di DPR, masih banyak yang berpandangan pembentukan itu sebaiknya tak perlu dilakukan. Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis malah berpendapat berbeda. Menurut dia, Densus Antikorupsi yang tengah digodok Polri akan sangat kuat menindak kasus korupsi. Dia juga yakin bila densus itu akan lebih garang menindak, karena jumlah personelnya lebih banyak dibanding KPK. "Nanti pasti akan menjadi luar biasa, mungkin akan lebih galak dari KPK. Kekuatan KPK tidak seberapa dibanding Densus Tipikor," kata di diskusi yang ada di Jakarta Pusat, Sabtu (21/10). Pasalnya kata dia, Densus Antikorupsi ini membentuk unit-unit di jajaran kepolisian daerah. Tentu hal itu tak bisa dilakukan KPK yang hanya bertempat di Jakarta. Selain itu, dari personel juga jauh lebih banyak jumlah anggota kepolisian. Penanganan perkara korupsi di kepolisian pun diyakini akan jauh lebih meningkat dari sebelumnya. "Maka Presiden akan dapatkan apresiasi luar biasa karena berasa aura pertempuran. Akan terlihat pemerintah begitu bergairah bertempur lawan korupsi," papar Margarito. Terkait regulasi pembentukan densus tersebut, menurut dia memang ada pembeda dengan KPK. Kata Margarito, KPK memiliki kewenangan lebih ketimbang Polri. KPK diberi kewenangan menyadap dan tidak perlu izin pengadilan untuk menggeledah. Meski begitu, muncul kekhawatiran adanya abuse of power jika tidak ada sistem pengendalian yang menjamin kewenangan tidak akan disalahgunakan. "Ini yang jadi soal. Saya tidak tahu bagaimana bayangan mereka mengenai cara mengendalikan timnya itu. Itu belum terlihat sampai sekarang," kata Margarito. Dalam perkara ini, Kapolri mesti menerangkan sistem pengawasan kepada personel Densus Antikorupsi hingga ke jajaran kepolisian di bawah. Apakah sistem pengawasan internal yang ada, seperti Divisi Profesi dan Pengamanan serta Inspektorat Pengawasan Umum dirasa cukup. "Ini juga perlu dijelaskan dan dipikirkan komisi III sebagai orang yang menggagas ini," tukasnya.(elf/JPC)

Embung Kemendes Dukung Gerakan Cinta Makan Ikan

INDOPOS.CO.ID – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia, Eko Putro Sandjojo, menghadiri kegiatan Jurnalis Mancing Indonesia (JMI), di Pemancingan Adhiraja Deluna, Kelurahan Tanah Baru,  Beji,  Kota Depok, Sabtu (
Indopos RSS

Embung Kemendes Dukung Gerakan Cinta Makan Ikan

INDOPOS.CO.ID – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia, Eko Putro Sandjojo, menghadiri kegiatan Jurnalis Mancing Indonesia (JMI), di Pemancingan Adhiraja Deluna, Kelurahan Tanah Baru,  Beji,  Kota Depok, Sabtu (21/10).   Kegiatan ini sekaligus  mendukung Gerakan Makan Ikan Nasional yang dicanangkan oleh JMI. Menurut Eko, pemerintah berencana akan membangun 30 ribu embung atau cekungan penampungan di perdesaan.   “Ada 30.000 embung yang akan dibangun di desa-desa. Sekaligus nanti pemerintah juga akan memberikan bibit ikan gratis supaya nantinya oleh masyarakat sekitar dapat dikelola dengan baik,” ujar Menteri dalam sambutannya di depan ratusan peserta JMI.   Sekitar lokasi embung yang nanti akan segera dibangun pemerintah, lanjut menteri, juga akan dibangun jalur mountain bike dan cross country sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pendukung sektor pariswisata baru di desa tersebut.   “Tujuan pembangunan embung ini pemerintah dapat memberikan sumber protein hewani murah yang dapat digunakan untuk penduduk desa. Sehingga dapat diwujudkan Gerakan Makan Ikan Nasional,” tuturnya.   Menteri berharap dalam mewujudkan salah satu program pemerintah pihaknya membutuhkan dukungan jurnalis dalam memberikan informasi ke masyarakat.   Sementara itu, Ketua Jurnalis Mancing Indonesia Folber Siallagan mengatakan, pihaknya bertekad akan mendukung upaya pemerintah menaikkan tingkat rata-rata konsumsi ikan masyarakat Indonesia yang masih sangat rendah dibanding negara2 maju lainnya.    "Rata-rata konsumsi ikan masyarakat Indonesia itu 50 kg/kapita/tahun. Jauh dari angka ideal yaitu 75 kg/kapita/tahun. Bahkan Jepang itu 110 kg/kapita/tahun. Kami berharap kegiatan JMI nanti akan membantu meningkatkan rata-rata konsumsi makan ikan masyarakat Indonesia," tutur Folber.   Ditambahkan pembina JMI, Pratama D. Persadha, kegiatan-kegiatan JMI hingga setahun ke depan akan berhubungan dengan ikan. "Misal; festival kuliner ikan, lomba masak ikan," kata dia.    Selain itu, upaya-upaya pelestarian ekosistem yang ada ikan di dalamnya juga dilakukan. Misalnya, penanaman mangrove, dan terumbu karang.    "Semoga upaya JMI ini berguna bagi sesama dan lingkungan," harap Pratama. (fol)

Tepergok Tiduri Istri Orang, Mau Kabur Masih Telanjang

INDOPOS.CO.ID - Seorang jro mangku atau pemuka agama dan adat di Buleleng, Bali berinisial NS (37) berbuat tak senonoh. Jro mangku di Pura Prajapati, Desa Pakraman Gunung Luwih, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng itu ketahuan meniduri Ni Luh KNMD (25)
Indopos RSS

Tepergok Tiduri Istri Orang, Mau Kabur Masih Telanjang

INDOPOS.CO.ID - Seorang jro mangku atau pemuka agama dan adat di Buleleng, Bali berinisial NS (37) berbuat tak senonoh. Jro mangku di Pura Prajapati, Desa Pakraman Gunung Luwih, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng itu ketahuan meniduri Ni Luh KNMD (25) yang sudah bersuami. Aksi NS dan Ni Luh terjadi pada Rabu lalu (18/10). Keduanya asyik berindehoi di kamar nomor 2 di Villa Wana, Banjar Asah Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Ternyata, aksi perselingkuhan ini dipergoki Nyoman Semara Dana (25) yang juga suami Ni Luh. Sebagaimana pemberitaan Bali Express, penjaga Villa Wana bernama Raka Susanti mengatakan, NS dan Ni Luh datang ke penginapannya pada pukul 10.00 waktu Indonesia tengah (WITA). Selanjutnya, keduanya memesan kamar dan membayar Rp 70 ribu. Susanti menuturkan, saat itu vilanya sedang sepi pelanggan. NS dan Ni Luh lantas masuk ke kamar nomor 2. “Kebetulan saat itu di penginapan dalam keadaan sepi. Hujan pula,” tuturnya. Ternyata sekitar satu jam kemudian atau pukul 11.00 WITA terdengar suara ribut-ribut. Susanti yang sedang menyusui anaknya pun segera bergegas mencari sumber keributan. “Ternyata mereka dipergoki oleh Nyoman Semara Dana. Dia itu suami dari Luh KNMD,” ujar Susanti. Sontak karena kaget bukan kepalang, Mangku NS berusaha mengibrit dalam kondisi  telanjang. Tapi upayanya terhenti oleh Nyoman Semara. Akhirnya NS bernegosiasi dengan Nyoman Semara agar diizinkan mengenakan baju terlebih dahulu. "Setelah itu, dia memohon agar diizinkan untuk memakai baju. Setelah diizinkan, dia kemudian langsung di suruh pulang," tutur Susanti. Sedangkan Ni Luh tak mau diajak pulang karena malu. Bahkan, wanita yang sudah dikaruniai dua anak itu nekat menarik kabel yang melekat di stop kontak hingga terlepas. Dengan kabel itu, lanjut Susanti, Luh KNMD mencoba untuk menakuti suaminya sendiri. Dia mengancam akan bunuh diri dengan menempelkan kabel ke tubuhnya. "Kayaknya kabel itu mau dipakai bunuh diri. Mau ditempelkan di badannya. Sambil teriak tidak mau pulang. Kemudian datang lelaki badannya besar. Dia yang membujuk mengajaknya pulang," katanya.(bx/dik/yes/JPR)

Bayi Tiga Bulan Dijadikan Budak Seks

INDOPOS.CO.ID - Operation Cross Country XI, operasi gabungan Federal Bureau of Investigation (FBI) dan National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC) untuk menghentikan eksploitasi anak dalam bisnis esek-esek, berakhir Minggu (15/10). Selama empa
Indopos RSS

Bayi Tiga Bulan Dijadikan Budak Seks

INDOPOS.CO.ID - Operation Cross Country XI, operasi gabungan Federal Bureau of Investigation (FBI) dan National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC) untuk menghentikan eksploitasi anak dalam bisnis esek-esek, berakhir Minggu (15/10). Selama empat hari, petugas berhasil menyelamatkan 84 anak yang diperjualbelikan sebagai budak seks. Salah seorang di antaranya adalah bayi berusia tiga bulan. ”Fakta yang paling menyedihkan adalah bahwa masih banyak hal yang tetap sama. Artinya, kami masih harus melakukan razia seperti ini lagi di masa mendatang,” ungkap Staca Shehan, direktur eksekutif divisi analisis kasus pada NCMEC, sebagaimana dilansir Reuters Kamis (19/10). Operasi yang melibatkan 55 kantor FBI dan sekitar 80 satuan unit dari lebih dari 500 lembaga terkait itu fokus pada komersialisasi anak-anak. Bayi tiga bulan berjenis kelamin perempuan itu diamankan bersama kakaknya yang masih berusia lima tahun. Dua bocah yang masih jauh di bawah umur tersebut diselamatkan dari tangan para penjahat di Kota Denver, Denver County, Negara Bagian Colorado, Amerika Serikat (AS), setelah ditawarkan kepada seorang petugas yang menyamar. ”Layanan seks” dua bocah itu dihargai USD 600 (sekitar Rp 8 juta). FBI menyatakan, penjual dua bocah tersebut adalah salah seorang teman keluarga mereka. Bradley Myles, CEO Polaris Project, menyebut fakta itu sebagai fenomena yang menyedihkan. Sebab, biasanya, anak-anak tersebut justru dijual oleh keluarga atau orang-orang dekat mereka. Anak-anak dari keluarga yang tidak harmonis atau yang pernah mengalami kejahatan seksual biasanya menjadi prioritas. Pekan lalu, media sosial menjadi salah satu pintu masuk bagi FBI dan NCMEC untuk mengungkap kasus eksploitasi anak-anak oleh jaringan perdagangan manusia di Amerika Serikat (AS). Biasanya, anak-anak di bawah umur itu ditawarkan ke pria-pria hidung belang lewat media sosial. Pekan lalu, ada sekitar 120 orang yang diamankan dalam operasi gabungan tersebut. Mereka adalah laki-laki dan perempuan dewasa. Shehan mengungkapkan, pada masa lalu, perekrutan anak-anak untuk diperjualbelikan sebagai budak seks itu terjadi secara face-to-face. Para penjahat tersebut akan mengincar anak-anak di pusat perbelanjaan, halte bus atau di sekitar sekolah, dan area perumahan. ”Semua itu masih tetap terjadi. Tapi, kini, jaringan mereka juga melakukan perekrutan secara online,” ungkapnya. Tidak hanya direkrut secara online, para korban yang rata-rata berusia 15 tahun tersebut juga dikendalikan dan bahkan ditawarkan secara online. ”Para penjahat itu tidak pernah jera. Seiring berjalannya waktu, hanya cara dan lokasi mereka yang berubah. Tapi, bisnis keji yang mereka operasikan masih tetap sama,” ucap Shehan. (Reuters/CNN/hep/c17/any)

Koordinator BEM: Negara Semena-mena, Percayalah Demo Berlanjut

INDOPOS.CO.ID  – Demonstrasi ratusan mahasiswa di depan Istana Merdeka Jumat malam sedikit gaduh. Polisi memaksa mahasiswa bubar disertai penangkapan. Sebanyak 12 aktivis mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia itu ditangkap dan diamankan Pold
Indopos RSS

Koordinator BEM: Negara Semena-mena, Percayalah Demo Berlanjut

INDOPOS.CO.ID  – Demonstrasi ratusan mahasiswa di depan Istana Merdeka Jumat malam sedikit gaduh. Polisi memaksa mahasiswa bubar disertai penangkapan. Sebanyak 12 aktivis mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia itu ditangkap dan diamankan Polda Metro Jaya.    Mereka yang ditangkap adalah Yogi Ali (IPB), Aditia (Unriau), Ardi (IPB), Wafiq (UB), Taufiq (UB), Golbi (IPB), Yahya (IPB), Susilo (IPB), Fauzan (Tazkia), Ramdhani (Unpak), Rifki Abdul (AKPI  Bogor), dan Gustri (Untirta).    Koordinator Pusat Aliansi Badan Eksekutif  Mahasiswa (BEM)  Seluruh Indonesia Wildan Wahyu Nugroho  mengatakan, demo damai mahasiswa dibalas dengan tindakan represif polisi. Tindakan represif itu menandakan negara dalam masalah.    “Jika negara bersikap semena-mena, tak perlu diragukan, gelombang mahasiswa akan bergejolak,” tegas Wildan di Jakarta, Sabtu (21/10/2017).   Terkait penangkapan itu, LBH Bang Japar yang merupakan akronim Jawara dan Pangacara turun tangan membantu. LBH Bang Japar bergerak ke Polda Metro Jaya untuk memberikan Bantuan Hukum Kepada para Mahasiswa yang ditahan  itu.   Ketua Umum Bang Japar Hj. Fahira Fahmi Idris mengintruksikan anggotanya untuk mengawal dan memberikan bantuan hukum yang terbaik kepada mahasiswa.   H. Samsudin Abdullah SH Sekretaris Direktur LBH Bang Japar menyampaikan bahwa ini menjadi kewajiban kami sebagai pengacara untuk bantu adik-adik mahasiswa agar bisa segera bebas dan kembali pulang ke rumah masing-masing.   “Kami masih berupaya diskusi, berjuang dan menjaga adik-adik mahasiswa agar bisa didampingi oleh LBH Bang Japar,”  ujar Samsudin di Polda Metro Jaya, Sabtu  (21/10/2017).   Tadi pagi, kata dia,  baru pihak dari kampus IPB Bogor telah mulai buka komunikasi intens agar bisa LBH Bang Japar mendampingi.    “Semoga bukan hanya IPB, tetapi bisa sinergis semuanya LBH dengan niat baik untuk giat membebaskan adik-adik mahasiswa,” katanya lagi. (jaa)

Menteri Basuki Melihat Teknologi Pengganti Bronjong di Cirebon

INDOPOS.CO.ID - Kepala Balai BBWS Cimanuk Cisanggarung Bob Arthur Lambogia juga memperlihatkan kepada Menteri Basuki cara kerja teknologi pengganti bronjong sebagai pencegah sedimentasi yang dinamakan teknologi Sistem Urug dengan Perkuatan Wadah (SUPW) Generi
Indopos RSS

Menteri Basuki Melihat Teknologi Pengganti Bronjong di Cirebon

INDOPOS.CO.ID - Kepala Balai BBWS Cimanuk Cisanggarung Bob Arthur Lambogia juga memperlihatkan kepada Menteri Basuki cara kerja teknologi pengganti bronjong sebagai pencegah sedimentasi yang dinamakan teknologi Sistem Urug dengan Perkuatan Wadah (SUPW) Generik.    Teknologi ini akan diterapkan dalam kegiatan pemeliharaan Sungai Babakan, Kabupaten Brebes oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung pada bulan November 2017.    Menurut Menteri Basuki, teknologi yang ada menggunakan panel yang terbuat dari bambu dengan harga satuan Ro 1 juta per m3. Ke depan akan dikembangkan dengan menggunakan panel beton sehingga memiliki dua pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan.    Desain SUPW Generik terdiri dari 8 panel baja yang masing-masing panel diisi oleh bambu, hebel, batu, pipa paralon diisi tanah, hidroponik, batu bata, dan paving blok.   Turutserta dalam Kunker tersebut Dirjen Penyediaan Perumahan Syarif Burhanudin, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasiomal VI Atyanto Busono, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S.Atmawidjaja. (vit)

Ada Sumber Irigasi dan Air Baku Baru di Pantura Jawa

INDOPOS.CO.ID - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan kerja ke Cirebon untuk mengecek perkembangan proyek strategis bidang sumber daya air yang tengah dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisan
Indopos RSS

Ada Sumber Irigasi dan Air Baku Baru di Pantura Jawa

INDOPOS.CO.ID - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan kerja ke Cirebon untuk mengecek perkembangan proyek strategis bidang sumber daya air yang tengah dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Jumat (20/10).    "Seperti biasa dalam setiap Kunker, saya ingin mendengar laporan langsung perkembangan proyek. Apa masih ada kendala di lapangan, jika ada segera dicarikan solusinya,” kata Basuki usai mengadakan rapat di Kantor BBWS Cimanuk Cisanggarung.    Untuk mendukung ketahanan pangan dan air sebagai Nawa Cita Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, BBWS Cimanuk Cisanggarung saat ini tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Kuningan dan Cipanas. "Bendungan Kuningan dibangun dengan anggaran konstruksi sebesar Rp 464 miliar akan memiliki daya tampung sebesar 25 juta m3," kata Kepala Balai BBWS Cimanuk Cisanggarung Bob Arthur Lambogia dalam paparannya dihadapan Menteri PUPR.    Ditambahkannya manfaat dibangunnya Bendungan Kuningan yakni sebagai sumber air bagi Daerah Irigasi Cileuweung seluas 1.000 hektar dan Daerah Irigasi Jangkelok seluas 2.000 hektar. Disamping itu memberikan manfaat bagi pengendalian banjir, air baku 300 liter/detik dan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 535 KW. Progres fisik bendungan ini sudah mencapai 62 persen dan ditargetkan selesai tahun 2018.    Sementara untuk progres konstruksi Bendungan Cipanas yang kontrak pembangunannya ditandatangani pada November 2016, saat ini sudah mencapai 7 persen dan ditargetkan selesai tahun 2021. Bendungan ini akan menampung air sebanyak 190 juta m3 dengan biaya pembangunan Rp 1,2 triliun.    Manfaatnya sebagai sumber air untuk irigasi pertanian di wilayah Sumedang dan Indramayu dengan luas sekitar 8.089 hektar, air baku dan pengendali banjir di wilayah Pantura dan juga penghasil listrik 3 megawatt.    Selain itu, Bob Arthur menjelaskan bahwa BBWS Cimanuk Cisanggarung tengah membangun Bendung Copong sebagai bagian dari pengembangan daerah irigasi (DI) Leuwigoong di Kabupaten Garut. Progres fisiknya sudah tuntas untuk Bendung dan paket 9A-9B. Sedangkan paket 9C dan 9D baru mencapai 85 persen.    Lalu pembangunan DI Rengrang di Kabupaten Sumedang yang progres fisiknya telah mencapai 45 persen dimana sebagian lahannya masih dalam tahap pembebasan lahan.  Pembangunan DI Rengrag sudah dilakukan sejak 2014 dan diperkirakan rampung 2018.    Kemudian melakukan modernisasi DI Rentang di Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon. Modernisasi yang dilakukan adalah rehabilitasi pintu atau bangunan ukur elektrikal atau mekanikal. Sampai dengan Oktober ini progresnya sudah mencapai 80 persen. (vit)

Ashanty Ngaku Gak Bisa Move On

INDOPOS.CO.ID - Tingkah laku Arsy Addara Musicia Nurhermansyah memang sangat menggemaskan. Karena itu, tak heran bila Arsy selalu menarik perhatian netizen. Rupanya, tidak hanya netizen, sang bunda, Ashanty juga dibuat gemas. Istri Anang Hermansyah ini bah
Indopos RSS

Ashanty Ngaku Gak Bisa Move On

INDOPOS.CO.ID - Tingkah laku Arsy Addara Musicia Nurhermansyah memang sangat menggemaskan. Karena itu, tak heran bila Arsy selalu menarik perhatian netizen. Rupanya, tidak hanya netizen, sang bunda, Ashanty juga dibuat gemas. Istri Anang Hermansyah ini bahkan mengaku susah move on melihat gaya lucu anak pertamanya itu. Hal tersebut bisa dilihat dari pengakuan Ashanty dalam Instagram miliknya. Di mana Ashanty kembali mengunggah foto dirinya bersama Aurel dan Arsy saat menghadiri acara penghargaan Silet Awards 2017 beberapa waktu lalu. Dalam foto tersebut, Arsy terlihat bergaya bak model. “Nggak bisa move on dari gaya Acio di sini,” tulis Ashanty. Tidak hanya sekali, dirinya pun kembali mengunggah foto Arsy saat pemotretan untuk produk hijab-nya. Lagi-lagi, wanita 33 tahun ini mengaku tidak bisa move on dari gaya Arsy yang begitu lucu dan sudah mengerti bergaya di depan kamera. “Nggak bisa move on dari foto hijab ini juga, banyak pose2 lain gemes-gemes,” tandasnya.(zul/pojoksatu/jpnn)

Jika Densus Tipikor Jadi, Ini Kemudian Masalahnya

INDOPOS.CO.ID - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis menyoroti betul pengawasan Densus Tipikor jika nantinya terbentuk. Pasalnya ada 534 Polres yang nantinya akan dijadikan cabang Densus Tipikor ini menuntut adanya pengawasan yang ketat agar independensi t
Indopos RSS

Jika Densus Tipikor Jadi, Ini Kemudian Masalahnya

INDOPOS.CO.ID - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis menyoroti betul pengawasan Densus Tipikor jika nantinya terbentuk. Pasalnya ada 534 Polres yang nantinya akan dijadikan cabang Densus Tipikor ini menuntut adanya pengawasan yang ketat agar independensi tugas Densus Tipikor terjaga. Namun demikian siapa atau apa yang akan mengawasi?   Margarito mengaku belum mempunyai bayangan akan pengawasan tersebut. Bahkan pengawasan itu akan jadi soal besar.   "Itu dia yang jadi soal. Jadi saya tidak tahu bagaimana bayangan mereka mengenai cara mengendalikan tim ini. Itu soal besar dan belum terlihat sampai sekarang," ujarnya di Warung Gado-gado Boplo Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (21/10/2017).   Mengenai pengawasan itu, Margarito juga meminta secara tegas kepada Kapolri untuk menjelaskannya kepada publik.   Adapun saat ini Polri sudah memiliki Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang bertugas mengawasi Polri, namun Margarito menyangkal jika nantinya Kompolnas akan ikut juga mengawasi Densus Tipikor.   "Jangan anda bayangkan Kompolnas menjadi pengawas Densus Tipikor, bagaimana ceritanya (jumlah) mereka berapa orang mengawasi Densus yang ada di Jakarta sampai di Papua sana," tandasnya.   Nantinya, pengawasan Densus Tipikor menurut Margarito, akan menjadi soal besar yang musti dipikirkan Komisi III dan tentunya Presiden harus turun tangan memikirkan ini.   "Nah itu yang mesti dipikirkan, cara pengawasannya ini apakah mereka mengandalkan Propam (divisi Profesi dan Pengamanan Polisi) saja atau Irwasum (Inspektur Pengawasan Umum) saja atau ada organisasi lain lagi," terangnya.   Selanjutnya Margarito menuturkan, diatas itu semua kalau Densus Tipikor disetujui, Presiden musti memikirkannya karena Densus dibuat dalam bentuk Keputusan Presiden (Keppres).   "Kalau sampai jadi harus ada Keppres, tidak bisa tidak," pungkas Margarito. (jaa)

Jokowi Dukung Penguatan Institusi Penegakan Hukum Nggak Sih?

INDOPOS.CO.ID -  Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho mempertanyakan keseriusan Presiden Joko Widodo terkait rencana pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor).    "Sebenarnya Jokowi itu dukun
Indopos RSS

Jokowi Dukung Penguatan Institusi Penegakan Hukum Nggak Sih?

INDOPOS.CO.ID -  Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho mempertanyakan keseriusan Presiden Joko Widodo terkait rencana pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor).    "Sebenarnya Jokowi itu dukung atau enggak sih soal penguatan institusi penegakan hukum yang ada seperti Kepolisian dan Kejaksaan?" katanya di Jakarta, Sabtu (21/10/2017).   Emerson melihat dalam satuan tugas khusus penanganan dan penyelesaian perkara tindak pidana korupsi (Satgasus P3TPK) yang dibentuk Kejaksaan itu tidak ditopang dengan anggaran yang baik. Terlebih Polri akan membentuk Densus Tipikor yang konon menyedot anggaran sebesar Rp 2 ,6 triliun. Oleh karenanya dia menekankan keseriusan Presiden untuk itu.   "Nah (ini harus) evaluasi secara menyeluruh, ini yang harus dilakukan Jokowi sebelum memutuskan pembentukan Densus Tipikor ini," tandas aktivis ICW itu.   Emerson melihat urgensi pencegahan korupsi ini bukan karena kebutuhan adanya Densus Tipikor. Menurutnya hanya masalah fungsi kordinasi antar lembaga dan penguatan anggaran serta tunjangan untuk penyidik.   Soal kebutuhan anggaran ini penting seperti yang dikeluhkan Polri karena posisi penyidik itu riskan.   "Jadi kalau dengan gaji yang tidak cukup memadahi menangani kasus (korupsi) yang besar godaannya gede," katanya.   Selain itu, lanjut Emerson, kalau penyidik menangani kasus korupsi dengan biaya operasional minim, mereka tidak akan maksimal.   Emerson menyarankan untuk lebih memperkuat Direktur Tipikor dan Satgasus P3PTK dengan tambahan anggaran dan tunjangan yang cukup bagi para penyidiknya.   "Kemudian memperkuat dalam hal dukungan full dari Pemerintah bahwa penanganan kasus korupsi akan bebas dari intervensi," ujarnya.   "Makanya bagi kita harus dikaji lebih dalam soal densus, sebenarnya maksud densus ini akan jadi lembaga sendiri atau memperkuat direktur tipikor kalau ingin memperkuat yang ada, tinggal dipenuhi aja kebutuhannya itu," tukasnya. (jaa)

Menko PMK Bicara Radikalisme, Ini Katanya

INDOPOS.CO.ID - Keluarga menjadi wahana pertama dan utama dalam pembangunan karakter bangsa. Pembentukan perilaku yang berbudi pekerti, memiliki semangat pantang menyerah, dan berjiwa gotong royong, dimulai dari keluarga.    Demikian dikatakan Men
Indopos RSS

Menko PMK Bicara Radikalisme, Ini Katanya

INDOPOS.CO.ID - Keluarga menjadi wahana pertama dan utama dalam pembangunan karakter bangsa. Pembentukan perilaku yang berbudi pekerti, memiliki semangat pantang menyerah, dan berjiwa gotong royong, dimulai dari keluarga.    Demikian dikatakan Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dalam Festival Keluarga Maslahah dan Rakornas Lembaga LKK PBNU di Hotel Aryaduta Jakarta, Sabtu (21/10/2017).   Menurutnya, keluarga harus dapat menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh anggota keluarga untuk saling memberikan kasih sayang, memperhatikan, membina, dan membantu. Keluarga perlu memiliki landasan yang memadai secara agama, sosial, budaya, dan ekonomi agar dapat optimal menjalankan perannya.    Menko PMK berharap pentingnya membangun keluarga untuk mencegah pemahaman radikal terhadap ajaran agama. Ketahanan keluarga bagaimanapun mampu mengikis radikalisme.    Menko PMK menghimbau kepada setiap orangtua Indonesia agar mau meluangkan waktu untuk anaknya. Meluangkan waktu bisa dilakukan dengan bercengkrama di ruang keluarga atau di meja makan sehingga keluarga akan bersifat dinamis.    "Termasuk dengan melakukan bonding atau bersentuhan langsung dengan anak. Dengan begitu akan ada ikatan langsung antara orangtua dan anak," ujarnya.    Meski begitu, sebutnya, membangun keluarga merupakan tanggung jawab bersama, pemerintah, masyarakat, dan keluarga.    Pemerintah misalnya telah menggelontorkan dana desa dan program kesejahteraan lainnya yang secara langsung akan mempengaruhi pembangunan ketahanan keluarga.   "Pemerintah melalui berbagai program perlindungan sosial terus memastikan bahwa keluarga-keluarga yang tidak mampu dapat memiliki kehidupan yang layak dan mendapatkan pelayanan pendidikan (KIP), pelayanan kesehatan (KIS), bantuan pangan (Rastra), pelayanan kesehatan ibu dan anak (PMT) serta pemberdayaan (PKH), agar dapat memiliki landasan yang memadai dalam menjalankan fungsi keluarga," ujarnya,   Menko PMK mengajak LKK PBNU untuk mengambil peran penting dan gotong royong dalam memperkuat pendidikan karakter berlandaskan Pancasila, baik itu melalui jalur formal (sekolah), non formal (lembaga kursus), maupun informal (pendidikan keluarga, masyarakat, dan sebagainya) di lingkungan NU.    Diakuinya dalam berbagai kesempatan, Presiden kerap memberikan quiz berhadiah sepeda yang pertanyaannya seringkali terkait Pancasila. Hal itu juga sering dilakukan Menko PMK dalam berbagai kesempatan. Dengan begitu dapat diketahui sejauhmana masyarakat mengerti, menghayati dan mengamalkan Pancasila.    Di ajang Festival Keluarga Maslahah dan Rakornas Lembaga Kemashlahatan Keluarga PBNU (LKK PBNU) kali ini pun, Menko PMK sempat mengajak dua peserta LKK PBNU untuk menghafal Pancasila.    Kedua peserta yang terpilih yaitu Azhar Dini perwakilan LKK NU Jakarta Selatan dan H. M. Jamiluddin perwakilan LKK NU Kota Mataram, NTB, yang maju dan lancar menyebutkan urutan Pancasila itu pun dihadiahi laptop oleh Menko PMK.    Hadir dalam Festival Keluarga Maslahah dan Rakornas LKK PBNU, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, Sekjen PBNU Helmy Faisal Zaini dan Ketua LKK PBNU Ida Fauziah. (jaa)

Gebuk Pemain Tiongkok, Gregoria Dekati Gelar

INDOPOS.CO.ID- Pebulutangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung berhasil menuntaskan dendamnya atas pemain  China, Cai Yanyan,  di semifinal Bli-Bli.com BWF World Championship 2017.    Meski harus berjuang susah payah, Greg
Indopos RSS

Gebuk Pemain Tiongkok, Gregoria Dekati Gelar

INDOPOS.CO.ID- Pebulutangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung berhasil menuntaskan dendamnya atas pemain  China, Cai Yanyan,  di semifinal Bli-Bli.com BWF World Championship 2017.    Meski harus berjuang susah payah, Gregoria akhirnya mampu memenangkan duel melelahkan itu melalui pertarungan rubber-set, 22-20, 13-21, 21-18, di GOR Amongrogo, Jogjakarta, Sabtu(21/10).   Sebelumnya di perempatfinal, Gregoria mengalahkan rekannya sendiri, Aurum Oktavia Winata, 21-10 dan 21-13.   Gregoria  pernah dikalahkan oleh Cai Yanyan di final Asian Junior Championship 2016, 19-21, 21-19 dan 21-16.    "Keunggulan pemain China tersebut adalah smash yang kencang. Dukungan dari penonton menjadi motivasi saya, tidak ada tekanan dari penonton," kata Gregoria kepada Indopos usai laga. (bam)

Tiga Tahun Jokowi-JK, Bagaimana dengan Kedaulatan Pangan?

INDOPOS.CO.ID - Memasuki tiga tahun usia Pemerintahan Jokowi -JK, isu kedaulatan, tata kelola, dan penguatan kelembagaan pangan merupakan isu penting. Pasalnya, pemenuhan hak atas pangan merupakan bagian daeri hak asasi manusia yang dijamin di dalam UUD 45.&n
Indopos RSS

Tiga Tahun Jokowi-JK, Bagaimana dengan Kedaulatan Pangan?

INDOPOS.CO.ID - Memasuki tiga tahun usia Pemerintahan Jokowi -JK, isu kedaulatan, tata kelola, dan penguatan kelembagaan pangan merupakan isu penting. Pasalnya, pemenuhan hak atas pangan merupakan bagian daeri hak asasi manusia yang dijamin di dalam UUD 45.    Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto yang merupakan Ketua Dewan Pengarah Rembuk Nasional 2017 mengatakan, pangan merupakan tulang punggung dari ketahanan bangsa. Membangun ketahanan pangan merupakan tanggung jawab semua pihak.   "Untuk mencapai ketahanan pangan itu ada ilmunya. Ini yang harus kita kembangkan. Tidak bisa pengembangan pangan tanpa data-data yang tidak akurat, tidak benar, atau asbun," kata Sidarto dalam sambutannya di acara Rembuk Nasional 2017 di Institut Pertanian Bogor (IPB), Sabtu (21/10/2017).    "Hari ini saatnya buka-bukaan. Kita sampaikan apa adanya. Kalau kita bicara dengan data yang benar dan akurat Presiden mau mendengar," kata Sidarto lagi.   Senada dengan Sidarto, Ketua Rembuk Nasional Firdaus Ali mengatakan ketahanan pangan merupakan salah satu dari tiga hal yang menentukan kemajuan bangsa.    Karenanya Firdaus berharap rembuk daerah di IPB ini bisa merumuskan rekomendasi dan program strategis operasional yang perlu dilaksanakan oleh pemerintah dalam dua tahun mendatang.   "Sehingga negara hadir dan berperan dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan sekaligus meningkatkan produksi pertanian Indonesia," kata Firdaus.   Selain sebagai forum mengkritisi dan memberi masukan kepada pemerintah, Firdaus berharap rembuk daerah ini juga bisa menyampaikan pencapaian-pencapaian yang telah dilakukan pemerintah selama tiga tahun ini.    "Untuk  membangun rasa optimisme bersama ke masyarakat bahwa pemerintah ini sudah berada di jalan yang benar," ujar Firdaus   Sebelumnya, panita rembuk bidang pangan telah menggelar rembuk daerah di Sapta Tirta, Kecamatan Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah 27-28 September 2017 dan di Universitas Syah Kuala Banda Aceh, 16 Oktober 2017.    Pada rembuk daerah tersebut dihadiri oleh 700 perwakilan petani se-Indonesia, akademisi, dan pemangku kebijakan.    Rembuk daerah di bidang pangan berhasil merumuskan enam poin rekomendasi. Enam poin rekomendasi ini yang nantinya akan dibahas dan dipertajam pada rembuk daerah di IPB hari ini.    Hasil dari rembuk di IPB ini, nantinya akan dikompilasi dengan hasil rembuk dari 16 Perguruan Tinggi lainnya untuk disampaikan kepada Presiden pada acara puncak Rembuk Nasional, yang rencananya akan digelar 23 Oktober 2017 di Ji Expo, Kemayoran, Jakarta.   Rembuk Nasional merupakan kegiatan yang diadakan dengan tujuan untuk mendalami sekaligus mengkritisi capaian tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK dalam 12 bidang pembangunan dan masalah nasional yang perlu mendapat perhatian khusus. (jaa)

Bintang Divergent Pamer Kemesraan dengan Pemain Rugbi

INDOPOS.CO.ID - Shailene Woodly menemukan cinta di sela-sela syuting film Adrift di Fiji dan Selandia Baru. Adalah Ben Volavola, pemain rugbi Negara Fiji kelahiran Sydney, Australia, yang berhasil mencuri hatinya. Akhir pekan lalu, Woodley kedapatan men
Indopos RSS

Bintang Divergent Pamer Kemesraan dengan Pemain Rugbi

INDOPOS.CO.ID - Shailene Woodly menemukan cinta di sela-sela syuting film Adrift di Fiji dan Selandia Baru. Adalah Ben Volavola, pemain rugbi Negara Fiji kelahiran Sydney, Australia, yang berhasil mencuri hatinya. Akhir pekan lalu, Woodley kedapatan menonton Volavola bertanding bersama klubnya, North Harbour, di Auckland, Selandia Baru. Perempuan yang juga aktivis lingkungan tersebut menunjukkan dukungan kepada sang kekasih dengan mengenakan beanie hat bertulisan North Harbour. Begitu pertandingan selesai, Woodley menghampiri pria 26 tahun itu dan menciumnya. Pasangan tersebut juga kedapatan mesra di sebuah kafe di Auckland setelahnya. Sebelum menunjukkan kedekatan di depan publik, Woodley memperlihatkan ’’teaser’’ melalui Instagram. Dua pekan lalu, bintang miniseri Big Little Lies itu mem-posting foto sepasang tangan yang berpegangan dengan caption ’’pillars. are. everything’’. Seminggu berikutnya, dia mem-posting foto menikmati pemandangan alam bersama seorang pria yang diberi caption ’’trust’’. Meski tanpa menunjukkan wajah, di kolom komentar banyak yang menulis jika itu foto Woodley bersama Volavola. Selama ini Woodley terbilang jarang membicarakan kehidupan pribadinya. Sebelumnya, pemilik nama panjang Shailene Diann Woodley tersebut dikabarkan pernah dekat dengan musisi Nahko Bear. Selanjutnya, Volavola berpacaran dengan fotografer Jacqueline Wieser. Sementara itu, film terbaru Woodley, Adrift, dijadwalkan tayang tahun depan. Ceritanya diambil dari kisah nyata seorang perempuan yang berlayar di tengah badai untuk menyelamatkan pria yang dicintainya. (nor/c22/ayi)

Anies Ingin Warga Jakarta Dapat Lebih Banyak Udara Segar

INDOPOS.CO.ID - Untuk kali pertama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur (wagub) Sandiaga Uno menghadiri jalan-jalan kebun teh (tea walk) Korpri DKI Jakarta 2017, yang diikuti 8.000 PNS di Puncak Bogor.    Dalam kesempatan tersebu
Indopos RSS

Anies Ingin Warga Jakarta Dapat Lebih Banyak Udara Segar

INDOPOS.CO.ID - Untuk kali pertama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur (wagub) Sandiaga Uno menghadiri jalan-jalan kebun teh (tea walk) Korpri DKI Jakarta 2017, yang diikuti 8.000 PNS di Puncak Bogor.    Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Ibu Kota ini berkeinginan Jakarta memiliki lebih banyak taman dengan tumbuhan rindang, agar kualitas udara membaik.   "Senang rasanya dapat menghirup udara bersih dan segar seperti di Puncak ini. Saya ingin Jakarta punya lebih banyak taman agar warga dapat menghirup udara segar juga," ujar Anies, di Agro Wisata Gunung Mas, Puncak, Jawa Barat, Sabtu (21/10).   Dalam kesempatan itu, Anies didampingi Sandiaga Uno dan Sekretaris Daerah Saefullah berdiri di atas panggung dan membuka tea walk dengan pengibaran bendera start.    Anies mengutarakan harapannya tea walk Korpri DKI Jakarta bisa meningkatkan solidaritas dan soliditas PNS DKI Jakarta. Dia pun meminta seluruh PNS DKI Jakarta membantu agar progam kerja yang dicanangkan saat kampanye bisa terealisasi.   "Kita berkumpul bukan untuk mendengar pidato, tapi untuk berolahraga. Dan insyaallah kita akan kerja bersama dan akan membuktikan Jakarta lebih baik," kata Anies.   Sebelumnya, Sekda DKI Jakarta Saefullah mengatakan kegiatan tea walk Korpri 2017 ini diikuti oleh ribuan PNS DKI Jakarta.    "Ada 800 regu. Kira-kira hari ini 8.000 peserta. Kegiatan hari ini adalah kegiatan tahunan. Dimana Korpri DKI Jakarta setahun sekali untuk meningkatkan tag line kita, soliditas dan solidaritas," tandasnya. (wok)

KKP Mau Pinjam 400 Juta Dolar ke Perusahaan Jepang, Ini Kata DPR

INDOPOS.CO.ID  - Beredar rumor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan meminjam dana dari perusahaan Jepang. Tidak main-main jumlah dana yang ingin dipinjam sekitar USD 400 Juta. Rencana itu terungkap dalam raker dengan Komisi IV DPR, Kamis (19/10)
Indopos RSS

KKP Mau Pinjam 400 Juta Dolar ke Perusahaan Jepang, Ini Kata DPR

INDOPOS.CO.ID  - Beredar rumor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan meminjam dana dari perusahaan Jepang. Tidak main-main jumlah dana yang ingin dipinjam sekitar USD 400 Juta. Rencana itu terungkap dalam raker dengan Komisi IV DPR, Kamis (19/10).   Anggota Komisi IV, Sudin,  mempertanyakan rencana yang disampaikan Menteri KKP Susi Pudjiastuti itu. Menurut Sudin, rencana itu sangat patut dipertanyakan. Sebab, masalah pinjam meminjam sudah diatur dalam UU 17/2003, di mana harus melalui persetujuab DPR.    Sudin mengatakan. pihaknya dan juga anggota-anggota DPR-RI Komisi IV menunggu klarifikasi dari Menteri Susi Pudjiastuti.    "Kami mohon kepada Ibu Menteri untuk mengklarifikasi masalah ini," ujarnya, Sabtu (21/10).   Lebuh jauh, Sudin mengatakan, KKP di bawah kepemimpinan Menteri Susi Pudjiastuti banyak mendapatkan perhatian baik pro ataupun kontra.    Anggota Komisi IV DPR lainnya,  Ono Suroni mengatakan, jika hibah masih bisa diterima apalagi jika diperuntukan untuk daerah daerah terluar dan Sentra Kelautan Perikanan Terpadu.   "Tetapi bila pinjaman itu untuk pembangunan kapal perikanan tidaklah baik karena pengadaan kapal oleh KKP melalui APBN pun banyak masalah dan berujung temuan BPK. Lalu bila akan dipergunakan untuk kapal markas, pernah pula rencana itu ditolak oleh komisi 4 DPR RI," tegasnya. (aen)

Suami Selalu Gagal Mengimbangi Keperkasaan Istri

INDOPOS.CO.ID - Donwori hanya tertunduk lesu saat menghadiri sidang cerainya di Pengadilan Agama (PA) Kota Malang, Selasa (10/10). Ayah dua anak itu terlihat masih belum ikhlas melepaskan istrinya, Sephia (39). Namun, Donwori mau tak mau harus rela kehilang
Indopos RSS

Suami Selalu Gagal Mengimbangi Keperkasaan Istri

INDOPOS.CO.ID - Donwori hanya tertunduk lesu saat menghadiri sidang cerainya di Pengadilan Agama (PA) Kota Malang, Selasa (10/10). Ayah dua anak itu terlihat masih belum ikhlas melepaskan istrinya, Sephia (39). Namun, Donwori mau tak mau harus rela kehilangan wanita yang sudah dinikahinya selama sebelas tahun itu. Semuanya gara-gara Donwori tak bisa mengimbangi keperkasaan Sephia di atas ranjang. Selain itu, Sephia juga berubah menjadi raja kecil di rumah. Dia sudah tak menganggap Donwori sebagai suami dan kepala rumah tangga. Tak hanya itu, Sephia juga menjalin hubungan terlarang dengan pria lain. Suatu ketika, Donwori memergoki istrinya berboncengan dengan tukang ojek di seputaran Kepanjen. Dari penelusuran Donwori, Sephia sudah menyembunyikan hubungan gelap dengan pria lain sejak lama. ”Selama ini, saya selalu kalah. Urusan ini (bercerai), saya juga mengalah,” kata Donwori sebagaimana dilansir Radar Malang. Dia pun rela bercerai dan memilih menjadi anggota Kelompok Jomblo Ceria (Kejora). Bagi Donwori, lebih baik menjomlo daripada diselingkuhi. (Fajrus Shiddiq/Kholid Amrullah/Dwi Lindawati)

Hayo Ngaku, Siapa Penunggang Honda Peremas Payudara?

INDOPOS.CO.ID - Warga khususnya kalangan perempuan di Kabupaten Jembrana, Bali sedang dibuat was-was. Penyebabnya adalah teror remas payudara yang muncul beberapa hari terakhir ini. Aksi remas payudara sebelumnya terjadi di Jalan Ngurah Rai, Kecamatan Jembra
Indopos RSS

Hayo Ngaku, Siapa Penunggang Honda Peremas Payudara?

INDOPOS.CO.ID - Warga khususnya kalangan perempuan di Kabupaten Jembrana, Bali sedang dibuat was-was. Penyebabnya adalah teror remas payudara yang muncul beberapa hari terakhir ini. Aksi remas payudara sebelumnya terjadi di Jalan Ngurah Rai, Kecamatan Jembrana. Selanjutnya, aksi serupa terjadi pada Kamis (19/10) malam terjadi di jalan pedesaan Tegal Badeng Barat, Kecmatan Negara. Laman Bali Express (Jawa Pos Group) mengabarkan, dua orang korban mengaku masih trauma. Mereka khawatir akan mengalami kejadian serupa. Salah seorang korban, Ni Ketut W (23) menuturkan, dirinya menjadi sasaran aksi remas payudara saat pulang kerja sif malam. Saat pulang kerja, dia mengendarai sepeda motor sendirian. "Saya pulang sekitar pukul 23.00 (waktu Indonesia tengah, red). Biasanya kalau pulang malam, saya selalu ngebut dan kemarin juga ngebut. Tapi ketika dekat rumah di Banjar Tengah, Desa  Tegal Badeng Barat, saya agak santai dan tidak memperhatikan kondisi di belakang lewat kaca spion. Saya kira aman-aman saja karena dekat rumah," katanya. Tapi, Ni Ketut terkejut karena tiba-tiba dari belakang ada dua tangan yang menyentuh payudara bagian kanannya. Pelaku tak sekadar menyentuh payudara Ketut, tapi juga meremasnya. "Usai menyentuh payudara saya mereka kemudian ngebut. Karena malam dan gelap saya tidak tahu siapa pelakunya. Tapi sepertinya pakai motor Honda Vario dan keduanya tidak pakai helm. Maunya saya kejar, tapi takut karena malam dan saya sendirian," jelasnya. Hal yang sama sebelumnya juga dialami Ni Komang SA yang juga dari Desa Tegal Badeng Barat. Pada Kamis (19/10) sore sekitar pukul 16.00 WITA, Komang yang sedang naik motor sendirian tiba-tiba dipepet dua pemuda berperawakan kurus. Menurutnya, pelaku berkulit hitam dan bertampang sangar. Kedua pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario. "Tiba-tiba mereka menyentuh paha saya. Saat saya berontak, mereka memilih kabur dengan kecepatan tinggi. Saya sempat kejar-kejaran sampai keliling Desa Cupel. Sempat saya lempar pakai helm, kena punggungnya. Tapi karena panik saya gemetaran dan lemas lalu saya berhenti di jalan dan memilih pulang," jelasnya. Kedua korban berharap agar kepolisian menindaklanjuti kasus itu. Harapan mereka, pelaku bisa terungkap sehingga tidak membuat wanita makin resah dan was-was apalagi saat sendirian di jalan. Sementara Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak A Sooai mengatakan pihaknya belum menerima laporan itu. Namun, dia akan menindaklanjuti informasi itu dengan melakukan penyelidikan.(bx/tor/ima/yes/JPR)

Taylor Swift Rilis Lagu Baru, Giliran Siapa Kena Sindir?

INDOPOS.CO.ID - Taylor Swift, 27, merilis single baru. Fans tidak hanya bahagia karena bisa mendengarkan lagu baru sang idola. Mereka juga buru-buru mencari tahu giliran siapa yang dimaksud dalam lirik lagu berjudul Gorgeous itu. Penyanyi dengan nama panggil
Indopos RSS

Taylor Swift Rilis Lagu Baru, Giliran Siapa Kena Sindir?

INDOPOS.CO.ID - Taylor Swift, 27, merilis single baru. Fans tidak hanya bahagia karena bisa mendengarkan lagu baru sang idola. Mereka juga buru-buru mencari tahu giliran siapa yang dimaksud dalam lirik lagu berjudul Gorgeous itu. Penyanyi dengan nama panggilan TayTay tersebut mengunggah tiga posting-an berlatar warna pink tanpa caption di Instagram pada Kamis sebagai clue. Menjelang tengah malam, single itu dirilis di iTunes dan Spotify, menyusul klip liriknya di YouTube. Entah disengaja atau tidak, judulnya sama dengan salah satu lagu hit ”musuh’’ Swift, Kanye West. Lewat Gorgeous, Swift kembali memperdengarkan genre gooey pop andalannya. Gorgeous merupakan single ketiga dari album Reputation. Sebelumnya, TayTay merilis Look What You Made Me Do dan …Ready For It?. Dalam dua lagu tersebut, dia lebih menguatkan sentuhan musik elektronik dan gaya bernyanyi nge-rap. Lagu yang diproduseri Shellback dan Max Martin itu begitu catchy hingga membuat penggemar yakin bahwa Swift masih menjadi ratunya musik pop. Namun, hal itu juga membuat banyak orang berpendapat bahwa Taylor lama belum sepenuhnya mati, sebagaimana yang diungkapkan di Look What You Made Me Do. Lagu-lagu Swift biasanya bercerita tentang pengalaman pribadi TayTay. Gorgeous sangat mungkin didedikasikan untuk Joe Alwyn, kekasihnya saat ini yang juga aktor Inggris. Di salah satu liriknya, TayTay menyebutkan bahwa dirinya memiliki kekasih. ”Dan, dia lebih tua daripada kita. Dia ada di kelab untuk melakukan hal yang tak saya ketahui.” Demikian bunyi lirik lagu tersebut. Bisa jadi TayTay bertemu Alwyn saat masih menjadi kekasih Calvin Harris atau Tom Hiddleston, mengingat dua pria itu lebih tua daripada dirinya. TayTay juga menyebutkan bahwa pria tersebut memiliki mata sebiru samudra dan coba tebak, Alwyn adalah si mata biru. Reputation dirilis 10 November mendatang. Sejumlah fans sudah diundang secara eksklusif untuk mendengarkan seluruh track di album itu. Ada dua sesi yang digelar, yaitu di London dan kediaman TayTay di Rhode Island. Para fans juga mendapat kesempatan berfoto dan seru-seruan bersama penyanyi pemilik sepuluh Grammy Awards tersebut. (adn/c18/ayi)

Widodo C Putro Umbar Kelemahan Terbesar Bali United

INDOPOS.CO.ID - Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro menilai anak asuhnya masih memiliki kelemahan besar yang harus diperbaiki. Dia berkaca pada kesuksesan Bali United menekuk PS TNI dengan skor 2-1 dalam lanjutan Go-Jek Traveloka Liga 1 di Sta
Indopos RSS

Widodo C Putro Umbar Kelemahan Terbesar Bali United

INDOPOS.CO.ID - Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro menilai anak asuhnya masih memiliki kelemahan besar yang harus diperbaiki. Dia berkaca pada kesuksesan Bali United menekuk PS TNI dengan skor 2-1 dalam lanjutan Go-Jek Traveloka Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (20/10). Dalam laga itu, Bali United tertinggal terlebih dahulu lewat penalti yang dieksekusi Elio Bruno Teixeira Martins pada menit kedua. Sylvano Dominique Comvalius menjadi pahlawan Bali United setelah mencetak brace pada menit ke-44 dan 46. Setelah pertandingan, Widodo mengaku akan mengevaluasi timnya. Salah satu yang menjadi sorotan legenda hidup sepak bola Indonesia itu adalah konsentrasi para pemain. ''Saya tahu ada yang salah. Jika sudah unggul, anak-anak tetap berambisi bikin gol, konsentrasi pertahanan hilang,'' jelas Widodo. Di sisi lain, kemenangan itu membuat Bali United memanaskan persaingan merebut gelar juara. Saat ini, Bali United berada di posisi kedua setelah mengemas 58 angka. Bali United hanya terpaut satu poin dari Bhayangkara FC yang ada di puncak klasemen. (jpg)

Putus dari Didi, Vanessa Pamer Pacar baru

INDOPOS.CO.ID - Vanessa Angel belakangan makin sering menunjukkan wajah kekasih barunya di Instagram-nya. Terutama setelah mantan pacarnya Didi Mahardika menunjukkan mengungkap alasan putus hubungan keduanya. Kali ini Vanessa mengunggah fotonya sedang
Indopos RSS

Putus dari Didi, Vanessa Pamer Pacar baru

INDOPOS.CO.ID - Vanessa Angel belakangan makin sering menunjukkan wajah kekasih barunya di Instagram-nya. Terutama setelah mantan pacarnya Didi Mahardika menunjukkan mengungkap alasan putus hubungan keduanya. Kali ini Vanessa mengunggah fotonya sedang video call dengan pria blasteran yang sama sebelumnya. Pria itu bernama Marcelo Ivano Sutoyo. Akun Instagram Marcelo dibuat privasi sehingga warganet tidak bisa mengaksesnya. Vanessa hanya mengunggah foto kebersamaannya dengan Marcelo di story, bukan di timeline Instagram-nya "Ditemenin macet-macetan," tulis Vanessa di foto yang diunggahnya. Foto itu diunggah kembali oleh akun gosip @Lambe_lamis. "Habis Mas Didi klarifikasi, Mbak Vanessa langsung go public. Mbak Vanes udah move on," tulis akun gosip tersebut. Komentar nyinyir warganet pun mewarnai kolom akun gosip tersebut. Warganet melampiaskan di akun gosip karena Vanessa menutup kolom komentar di akun Instagram-nya. "Kasihan Vanessa kebanyakan makan mecin, makanya kemarin jangan pamer-pamer laki orang," tulis warganet. Banyak dari warganet yang menertawakan Vanessa karena telanjur bertengkar dengan Jane Shalimar mantan Didi. Terutama karena Vanessa tidak jadi menikah dengan cucu Bung Karno tersebut. "Cie yang udah pamer fitting baju tapi gak jadi nikah," tulis netizen. (flo/jpnn)

Dovizioso Start dari Posisi ke-11, Marquez Cuek

INDOPOS.CO.ID - Pemilik pole position MotoGP Australia Marc Marquez tak mau ambil pusing dengan hasil yang diraih Andrea Dovizioso, dalam kualifikasi utama (Q2) MotoGP di Phillip Island, Sabtu (21/10) siang WIB. Marquez dan Dovizioso adalah dua rid
Indopos RSS

Dovizioso Start dari Posisi ke-11, Marquez Cuek

INDOPOS.CO.ID - Pemilik pole position MotoGP Australia Marc Marquez tak mau ambil pusing dengan hasil yang diraih Andrea Dovizioso, dalam kualifikasi utama (Q2) MotoGP di Phillip Island, Sabtu (21/10) siang WIB. Marquez dan Dovizioso adalah dua rider yang sedang bersaing ketat meraih gelar juara musim ini. Hingga 15 balapan alias sisa tiga seri lagi, Marquez sebagai petahana, masih memimpin klasemen dengan 244 poin, cuma selisih sebelas angka saja dari Dovizioso. Pada Q2 MotoGP Australia tadi, Marquez membukukan waktu paling tajam satu menit 28,386 detik. Pembalap asal Spanyol berusia 24 tahun ini pun berhak start paling depan pada race besok. "Seperti semua pembalap, saya ingin selalu di depan, tidak mau di belakang," kata Marquez saat diwawancarai awak MotoGP usai kualifikasi. Pole position kali ini merupakan torehan yang ketujuh buat Marquez musim 2017. Sebelumnya, pemilik julukan Bayi Alien ini juga start paling depan di seri kedua Argentina, seri ketiga Amerika, seri ke-9 Jerman, seri ke-10 Ceko, seri ke-11 Austria dan seri ke-12 di Inggris. Tiga di antaranya berakhir dengan podium juara yakni di Amerika, Jerman dan Republik Ceko. Nah, saat disinggung soal hasil tak terlalu baik (posisi ke-11) yang diraih Dovizioso di Q2, Marquez tak mau banyak bicara. Dia bahkan terkesan tetap waspada melakoni balapan 27 lap di Phillip Island besok. "Saya tidak tahu masalah Dovizioso apa. Namun semua orang tahu bagaimana dia membalap. Kondisinya jelas berbeda saat kualifikasi dan race. Saya hanya berharap cuaca bagus saat balapan," pungkas Marquez. (adk/jpnn) Starting Grid MotoGP Australia 2017 1. Marc Marquez | 2. Maverick Vinales | 3. Johann Zarco 4. Andrea Iannone | 5. Jack Miller | 6. Pol Espargaro 7. Valentino Rossi | 8. Aleix Espargaro | 9. Bradley Smith 10. Cal Crutchlow | 11. Andrea Dovizioso | 12. Dani Pedrosa 13. Alex Rins | 14. Tito Rabat | 15. Karel Abraham 16. Jorge Lorenzo | 17. Loris Baz | 18. Danilo Petrucci 19. Hector Barbera | 20. Scott Redding | 21. Broc Parkes 22. Alvaro Bautista | 23. Sam Lowes

Sopir Taksi Online tak Keberatan Pasang Stiker, Asal..

INDOPOS.CO.ID - Pengemudi taksi daring (online) mengaku tidak mempersoalkan revisi Peraturan Menteri Perhubungan No. 26 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Umum Tidak dalam Trayek. Hanya saja, mereka berharap pemerinta
Indopos RSS

Sopir Taksi Online tak Keberatan Pasang Stiker, Asal..

INDOPOS.CO.ID - Pengemudi taksi daring (online) mengaku tidak mempersoalkan revisi Peraturan Menteri Perhubungan No. 26 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Umum Tidak dalam Trayek. Hanya saja, mereka berharap pemerintah menjamin tidak akan ada gap antara pengemudi daring dengan konvensional. Pengemudi taksi daring di Bekasi Timur, Sularso (54) mengatakan, dia tidak menolak jika kendaraannya harus dipasang stiker selama tidak bertentangan dengan aturan lalu lintas. Tapi, dia menyarankan supaya pemerintah menyatukan pengemudi taksi daring dan taksi konvensional terlebih dulu. “Khawatir sama taksi, angkot, ojek, sedangkan belum dipersatukan antara yang daring sama enggak, kalau sudah jadi satu ya enggak masalah, jadi bebas enggak ada hambatan. Kan ngeri juga kita. Yang penting pemerintah menyatukan dulu, kalau menjamin tapi kalau kejadian kan repot masalahnya,” kata Sularso, Jumat (20/10). Menurut pengakuan Sularso, sampai saat ini masih ada batas pemisah antara sopir taksi daring dan angkutan konvensional. Dirinya khawatir akan membahayakan keselamatan sopir angkutan taksi daring jika menggunakan stiker. “Sekarang itu kendalanya di jalanan, karena antara daring dengan konvensional masih ada gap (batas pemisah). Justru itu (pakai stiker) akan lebih kelihatan, yang penting kalau Pemerintah sudah menetapkan itu, ya takut – takut juga. Kalau ada tanggung jawab dari Pemerintah ya enggak jadi persoalan tapi Pemerintah harus menyatukan (mendamaikan) dulu antara taksi daring dengan angkutan konvensional,” bebernya. Karena itu dia berharap supaya pemerintah menyatukan pengemudi angkutan daring dan pengemudi angkutan konvensional. Sehingga, ketika aturan tersebut diberlakukan pihaknya tidak perlu khawatir. “Supaya ojek daring atau taksi daring dijadikan satu (dipersatukan) baru bisa jalan semua, taksi enak, kita (taksi daring) juga enak, di jalan juga tenang,” tambahnya. Seperti diketahui, kendaraan yang digunakan angkutan daring harus menggunakan stiker sebagai identitas untuk membedakan antara angkutan daring dengan kendaraan pribadi lainnya. Hal tersebut tercantum dalam PM Nomor 26 tahun 2017. Aturan tersebut rencananya akan mulai efektif diberlakukan pada 1 November 2017 mendatang. Selain stiker, pemerintah juga mengatur sembilan hal lainnya terkait dengan angkutan daring. Di antaranya argometer taksi, tarif atas dan tarif bawah, wilayah operasi, kuota atau perencanaan kebutuhan, minimal lima kendaraan, bukti kepemilikan kendaraan bermotor, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), Surat Registrasi Uji Tipe (SRUT) dan peran aplikator. (jpg)

Menteri Luhut Dorong Polri Ikut Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional

INDOPOS.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan meminta Polri untuk ikut serta memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Caranya dengan menjaga keamanan nasional sehingga memberikan kepastian iklim perekonomian yang nyaman ba
Indopos RSS

Menteri Luhut Dorong Polri Ikut Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional

INDOPOS.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan meminta Polri untuk ikut serta memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Caranya dengan menjaga keamanan nasional sehingga memberikan kepastian iklim perekonomian yang nyaman bagi investor. Hal tersebut diungkapkan Luhut saat menjadi pembicara dalam Seminar Sekolah Sespimti Polri Dikreg ke-26 Tahun 2017 di Auditorium Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta, Jumat (20/10). Menurutnya, keamanan dan ekonomi merupakan kunci utama untuk membangun negara. "Salah satu (yang dapat dilakukan Polri, untuk memacu pertumbuhan ekonomi) adalah dengan menjaga keamanan nasional. (Kalau aman) dapat memberi kepastian iklim ekonomi yang nyaman di dalam negeri," ujar Luhut. Salah satu wilayah yang perlu dipantau dan terus dijaga adalah Poso, Sulawesi Tengah, yang termasuk kawasan rawan konflik. "Saya sudah meminta Presiden agar TNI dan Polri memperkuat sinergi di Poso," kata Luhut. Ditambahkannya, kalau Poso tidak dapat diamankan maka Poso akan menjadi basis terorisme yang terkoneksi dengan Marawi, Filipina. "Bisa menjadi basis terorisme yang tersambung dengan Marawi, Filipina, kita harus putus itu," kata Luhut. Upaya TNI dan Polri dalam mengikis kekuatan jaringan teroris Santoso di Poso diapresiasi Luhut. "Saya sudah lihat sendiri di sana bersama Menkopolhukam. Di sana sudah bagus diadakan patroli bersama," tukas Luhut. Terhadap patroli bersama tersebut, Luhut memberikan masukan agar tidak dilakukan secara bersama-sama namun berkoordinasi antar lembaga. "Saya bilang jangan bersama-sama, buat koordinasi sehingga pengamanan bisa tetap utuh," kata Luhut. Selain masalah terorisme, pihaknya melihat penyebaran dan peredaran narkoba juga menjadi masalah besar di Indonesia. "Dalam 10 tahun terakhir, masalah besar kita adalah narkoba. Narkoba itu tidak mengenal agama. Kalau terorisme, hanya sekali kali saja memakan korban jiwa namun kalau narkoba, 50 orang mati per harinya karena narkoba," tukas Luhut. Pihaknya juga menyesalkan dengan masih banyaknya pihak-pihak tak bertanggungjawab yang menyebarkan opini yang memutarbalikkan fakta atas upaya pemerintah memajukan ekonomi. "Kita hanya ribut-ribut saja. Coba lihat Tiongkok, Jepang, dia sudah kemana-mana, tapi kita disini masih ribu saja. Kita harus melihat ke depan," tukas Luhut. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk memacu pertumbuhan ekonomi dengan memajukan sektor pariwisata. "Kita targetkan turis asing yang datang antara 20 hingga 21 juta turis pada tahun 2019 mendatang. Meski ada yang bilang, turis itu tidak menjanjikan dan hanya jalan jalan saja," kata Luhut. Namun pemerintah punya hitung-hitungan tersendiri kenapa ingin meningkatkan kedatangan turis ke Indonesia. "Karena turis dari China itu paling royal, sekali trip saja menghabiskan ribuan dolar per orang. Tapi kadang-kadang kedatangan turis itu dipolitisasi dengan hal yang tidak perlu. Dikatakan sebagai 'masuknya aseng' ke Indonesia lah. Padahal kalau dipikir benar tidak ada 10 juta warga China yang masuk ke Indonesia?," kata Luhut. Di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, pihaknya menjaga betul agar tidak ada kegoncangan di Indonesia. "Karena kalau terjadi kegoncangan, jangan harap investasi bisa masuk. Jadi jangan sampai terjadi konflik di Indonesia. Kalau kalau itu terjaga dapat menjadi langkah untuk memacu pertumbuhan ekonomi," kata Tito. Polri terus berupaya agar tidak terjadi konflik sosial apalagi berbau SARA (suku, agama, ras, antar golongan) di masyarakat, agar investor asing mau masuk ke Indonesia. Pencegahan konflik sosial menjadi prioritas utama bagi Polri, dari tiga target masalah yang harus di tangani Polri. Menurut Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, pihaknya berupaya untuk mencegah konflik sosial di masyarakat, karena akibat yang harus ditanggung sangat besar. "Seratus kasus curanmor yang terjadi dalam sehari, dibanding satu kasus rusuh, maka kasus curanmor itu tidak ada apa apanya. Ada satu kasus rusuh di Tanjung Balai maka akan membuat wilayah itu lumpuh. Ada konflik sosial di Ambon maka daerah itu akan lumpuh. Demo yang besar apalagi yang menyebabkan terjadinya konflik maka akan melumpuhkan kota tersebut," tukas Tito. Karena itu, dalam kepemimpinannya, Tito memasukkan konflik sosial dalam catatan penting untuk dicegah dan diatasi langsung. "Konflik sosial itu jadi catatan penting, terorisme nomor dua, dan kejahatan jalanan yang meresahkan seperti begal, jadi catatan urutan ketiga. Ketiga itu jadi prioritas tanpa menafikan kasus kasus lainnya," ujar Tito. Dijelaskannya, kasus teror yang terjadi akan menimbulkan ketakutan di masyarakat, sedangkan street crime dan begal akan mengganggu keamanan masyarakat. Terkait dengan akan diselenggarakannya Pilkada Serentak pada 2018, Tito mengatakan, agar konstalasi politik yang terjadi nanti, diharapkan tidak akan 'membakar' masyarakat. "Hangat boleh tapi tidak boleh membakar. Apalagi kalau sampai jatuh korban," kata Tito. Pihaknya mencontohkan konflik sosial di Poso yang terjadi sejak 20 tahun lalu dan baru dapat 'diperlemah' pada tahun 2016 lalu. "Selama 20 tahun belum selesai, adanya jaringan teroris Santoso itu adalah ekor dari konflik yang terjadi pada 19 tahun lalu. Karena itu, kita jaga betul agar pilkada serentak tidak terjadi goncangan. Karena kalau terjadi goncangan, jangan harap investasi bisa masuk," tukas Tito. Selain melakukan pencegahan dalam konflik sosial, pihaknya juga berupaya melakukan pencegahan agar aparatur negara tidak melakukan korupsi. "Jadi bukan lagi hit and run, tapi hit and fix. Ketika ada pejabat di OTT KPK, maka kita masuk dan benahi sistem, agar tidak ada lagi pertemuan antara masyarakat dengan aparat negara. Jadi yang perlu dipikirkan itu adalah buka pintu agar investasi terus jalan," tukas Tito. Sementara itu, menurut Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, anggota kepolisian itu harus paham tentang kondisi sosial ekonomi politik masyarakat. "Saya ajak Kapolri ke New York, disana, saya katakan krisis ekonomi Indonesia itu tinggi, kalau investment grade rendah, peluang teror akan tinggi karena masalahnya ekonomi dan kemiskinan," kata Luhut. (wsa)

Comvalius Koleksi 32 Gol, Bali United Paling Menakutkan

INDOPOS.CO.ID - Performa hebat Bali United pada Go-Jek Traveloka Liga 1 tak lepas dari kehebatan Sylvano Dominique Comvalius. Meski berstatus pendatang baru di Liga Indonesia, Comvalius mampu beradaptasi dengan cepat. Gol demi gol pun terus mengal
Indopos RSS

Comvalius Koleksi 32 Gol, Bali United Paling Menakutkan

INDOPOS.CO.ID - Performa hebat Bali United pada Go-Jek Traveloka Liga 1 tak lepas dari kehebatan Sylvano Dominique Comvalius. Meski berstatus pendatang baru di Liga Indonesia, Comvalius mampu beradaptasi dengan cepat. Gol demi gol pun terus mengalir dari kaki dan kepalanya. Terbaru, Comvalius memborong gol kemenangan Bali United saat menekuk PS TNI dengan skor 2-1 (1-1) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (20/10). Tambahan sepasang gol itu membuat Comvalius kian kukuh di puncak daftar pencetak gol terbanyak. Saat ini, penyerang 30 tahun tersebut sudah mengoleksi 32 gol. Artinya, hampir separuh gol Bali United musim ini disumbangkan oleh Comvalius. Hingga pekan ke-30, Bali United masih berstatus tim tersubur dengan koleksi 68 gol. Pelatih PS TNI Rudi Eka Priambada pun memuji lini depan Bali United yang sangat menakutkan. Menurut Rudy, Bali United memiliki serangan balik yang akurat. Namun, dia juga menyesali hukuman penalti yang diterima timnya dalam laga itu. ''Bali United punya counter attack cukup bagus dan mereka memanfaatkan itu dengan baik. Penalti seharusnya juga tidak seharusnya terjadi asalkan pemain kami sabar dan tidak gegabah untuk membuat pelanggaran,” kata Rudy setelah laga. (ben/jpg)

Rinov/Mentari Tembus Final Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017

INDOPOS.CO.ID - Ganda campuran Rinov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari sukses merebut tiket final pertama untuk Indonesia pada  Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017. Bertanding di GOR Amongrogo, Jogjakarya, Sabtu (21/10), mereka mengalah
Indopos RSS

Rinov/Mentari Tembus Final Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017

INDOPOS.CO.ID - Ganda campuran Rinov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari sukses merebut tiket final pertama untuk Indonesia pada  Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017. Bertanding di GOR Amongrogo, Jogjakarya, Sabtu (21/10), mereka mengalahkan pasangan Tiongkok, Liu Shiwen/Li Wenmei melalui tiga game, 18-21, 21-16 dan 21-13. Diawal permainan, Rinov/Mentari sempat tertinggal dan harus kalah di game pertama. Mereka dipaksa menyerah dengan poin 18-21. “Sampai 11 poin pertama sempat tegang. Kami mungkin agak beban, karena banyak penonton, pengen kasih yang terbaik, jadi malah khawatir nggak bisa maksimal,” kata Rinov usai laga. Masuk di game kedua, Rinov/Mentari pasangan muda ini mulai bangkit. Tampil lebih agresif, mereka mampu menguasai pertandingan dan bermain lebih meyakinkan dengan mendulang poin demi poin. Setelah menang digame kedua dengan skor 21-16, Rinov/Mentari akhirnya mampu menutup manis game penentuan mereka dengan kemenangan 21-13. “Game kedua dan tiga kami sama-sama yakin kalau kami bisa, jadi kami semangat lagi. Dua-duanya kuat tangannya, terutama bola-bola atas. Pembukaannya juga mereka sama-sama menyusahkan kami,” ungkap Mentari. “Mereka (lawan) pembukaannya cukup bagus, permainan netnya juga. Tapi mereka banyak membuang poin sendiri,” tambah Rinov mengomentari lawan. Indonesia berpeluang menciptakan all Indonesian final di sektor ganda campuran. Hingga berita ini diturunkan, pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti tengah bertanding melawan Fan Qiuyue/Liu Xuanxuan. Selain dua pasangan ganda campuran tersebut, Indonesia juga punya tiga wakil lagi yang akan bertanding dibabak semifinal. Mereka ialah Gregoria Mariska Tunjung, Rinov Rivaldy/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Ribka Sugiarto/Jauza Fadhila Sugiarto. (bam)  

Get more results via ClueGoal